My birthday ever :D
Jumat, 17 Mei 2013
with him
”falling in love with you was like coming to a place i didn't realize i'd been missing all my life . you're the only person i've ever known who accepts me for who i am, right in this moment, faults and all, and isn't waiting for me to become someone else”
Rabu, 15 Mei 2013
IKHLAS
"Tuan guru, ceritakanlah kepada kami sebuah hadis
yang tuan dengar langsung dari baginda Rasulullah SAW," kata salah seorang
pemuka Syam kepada Abu Hurairah RA.
"Sesungguhnya manusia yang pertama kali akan
diadili—pada pengadilan akhirat nanti—adalah seseorang yang mati dalam peperangan
(mati syahid)," jawab Abu Hurairah mengutip hadis Rasulullah SAW.
Abu Hurairah berkata, "Dihadapkanlah orang
tersebut kepada Allah SWT, lalu disodorkan amalannya dan Allah pun
Mahamengetahuinya.” Kemudian,
Allah SWT bertanya, “Apa saja
yang kamu kerjakan ketika di dunia?” Orang tersebut menjawab, “Saya berperang di jalan-Mu ya Allah, sampai-sampai
saya mati terbunuh.”
Allah berfirman, “Kamu bohong, yang benar kamu berperang supaya kamu
dapat dikatakan sebagai 'pahlawan' dan mereka telah menyebutmu demikian.” Lalu, Allah memerintahkan malaikat untuk
menyingkirkan orang tersebut dari hadapan-Nya dan melemparnya ke dalam neraka.
Ada juga seseorang yang belajar Alquran dan
mengajarkannya kepada orang lain. Lalu, dihadapkanlah orang tersebut kepada
Allah SWT. Diajukanlah amal orang tersebut kepada-Nya dan Dia-pun
Mahamengetahui. Kemudian, Allah SWT bertanya, "Apa yang kamu kerjakan
waktu di dunia?" Orang itu menjawab, "Saya belajar Alquran dan telah
pula mengajarkannya."
"Kamu bohong, kamu belajar Alquran supaya
dikatakan sebagai orang pandai, ulama, atau intelektual. Engkau membaca Alquran
supaya dikatakan sebagai orang yang mampu membaca Alquran dengan baik, dan itu
semua sudah dikatakan oleh mereka." Lalu, Allah memerintahkan malaikat
untuk menyingkirkan orang tersebut dari hadapan-Nya serta melemparkannya ke
dalam neraka.
Setelah itu, ada seseorang yang diberi keluasan harta
oleh Allah SWT, lalu dihadapkanlah orang tersebut. Diajukanlah amal orang
tersebut kepada-Nya dan Allah pun Maha Mengetahui. Allah SWT bertanya,
"Apa yang kamu kerjakan ketika di dunia?" Orang tersebut menjawab,
"Saya telah infakkan harta yang saya miliki demi Engkau, ya Allah."
Allah berfirman, "Kamu bohong, kamu melakukan
semua itu supaya kamu dikatakan orang yang dermawan, dan itu sudah dikatakan
oleh mereka." Lalu, Allah SWT memerintahkan kepada malaikat untuk
menyingkirkan orang tersebut dari hadapan-Nya serta melemparkannya ke dalam
neraka," pungkas Abu Hurairah sebagaimana disebutkan dalam kitab Shahih
Muslim.
Allahu Akbar. Rahasia ikhlas ternyata benar-benar tak
seorang pun yang tahu. Hanya Allah yang benar-benar mengetahuinya, "Sirrun
min asrariy, rahasia di antara rahasia-Ku," kata sebuah hadis Qudsi.
Banyak ulama yang menyebut beberapa di antara tanda
ikhlas. Pertama, istiqamah, terus-menerus dalam ibadah, baik ada maupun tidak
ada orang, dipuji atau dihina. Kedua, tidak ‘geer’ karena
pujian dan tidak sakit hati karena hinaan.
Ketiga, pantang berkeluh kesah karena semuanya
diputuskan Allah dengan rahmat, ilmu, dan kebijakan-Nya sehingga tampaklah pada
wajahnya yang selalu tersenyum. Keempat, baik sangka dengan selalu memuji Allah
atas segala peristiwa dan kejadian-Nya. Kelima, qanaah, puas bukan hanya dengan
nikmat Allah, melainkan atas segala keputusan Allah.
Berikutnya at-tawadhu' (rendah hati), lalu
asy-syahiyyu (ringan tangan) untuk memberi. Selanjutnya, bersemangat hanya pada
yang halal karena orientasi hidupnya akhirat, memaafkan dengan mendoakan yang
menyakiti, kalaupun dipuji ia balas dengan doa.
Hobi dan kesibukannya adalah bermuhasabah diri dan
tidak tertarik mencari aib orang lain, lalu lisannya terus berzikir,
beristighfar, dan bershalawat. Hati bertekad selalu menghidupkan sunah harian
Rasulullah SAW. Dan, mudah menitikkan air mata ketika sedang dalam puncak
kenikmatan taat. Wallahu a'lam.
Langganan:
Postingan (Atom)